Cegah Diare Akibat Bakteri Sampah, Mahasiswa Poltekkes Surabaya Gandeng PKK Desa Kebaman
Kebaman – Masalah kesehatan lingkungan menjadi fokus utama dalam kegiatan sosialisasi yang digelar oleh mahasiswa Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Surabaya di Pendopo Desa Kebaman pada Rabu (15/04/2026).
Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran perangkat desa dan anggota Tim Penggerak PKK Desa Kebaman ini mengangkat tema penting mengenai bahaya bakteri pada sampah sebagai pemicu utama penyakit diare.
Dalam paparannya, mahasiswa Poltekkes Surabaya menjelaskan bahwa pengelolaan sampah yang buruk di lingkungan rumah tangga dapat menjadi sarang berkembang biaknya bakteri patogen. Bakteri-bakteri tersebut dapat dengan mudah berpindah melalui lalat atau kontak langsung ke makanan, yang kemudian memicu infeksi saluran pencernaan atau diare.
"Kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dan menjaga kebersihan tempat sampah sangat krusial. Sampah yang menumpuk tidak hanya menimbulkan bau, tapi merupakan sumber bakteri yang nyata bagi kesehatan keluarga," ungkap salah satu perwakilan mahasiswa dalam presentasinya.
Perangkat Desa Kebaman menyambut positif materi ini, mengingat pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di wilayah Srono. Ibu-ibu PKK yang hadir juga diberikan edukasi mengenai langkah-langkah pencegahan, seperti Membiasakan cuci tangan pakai sabun (CTPS) sebelum menjamah makanan dan Menutup rapat tempat sampah agar tidak dihinggapi lalat.
Kepala Desa Kebaman [Alif Burhanudin,S.Pd] berharap agar para kader yang hadir dapat meneruskan informasi ini kepada warga di lingkungan masing-masing. "Ilmu yang didapat hari ini sangat praktis dan sangat dibutuhkan oleh ibu-ibu dalam menjaga kesehatan anak-anak dan anggota keluarga dari ancaman penyakit diare," ujarnya.
Acara ditutup dengan peragaan tata cara cuci tangan yang benar dan sesi diskusi mengenai pengelolaan sanitasi lingkungan desa yang lebih sehat.