Tingkatkan Akurasi Tata Kelola Sampah, Banyuwangi Hijau Gelar Pelatihan Petugas Pendataan di Desa Kebaman
Desa Kebaman – Program Banyuwangi Hijau terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di tingkat desa. Terbaru, tim Banyuwangi Hijau menggelar pelatihan intensif bagi petugas pendataan pengelolaan sampah di Desa Kebaman, Kecamatan Srono.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para petugas lapangan dengan keterampilan teknis pendataan, mulai dari pemetaan pelanggan, kategorisasi jenis sampah, hingga pencatatan volume sampah harian secara digital maupun manual.
Dalam sesi yang berlangsung interaktif tersebut, para peserta diberikan materi mengenai Validasi Data Pelanggan yaitu Memastikan setiap rumah tangga terdata dengan akurat untuk layanan pengangkutan sampah,Penyusunan Logistik Operasional yaitu Mengatur rute pengangkutan agar lebih efisien dan tepat waktu,Edukasi Pemilahan yaitu Cara memberikan pemahaman kepada warga mengenai pentingnya memisahkan sampah organik dan anorganik dari sumbernya.
Perwakilan dari program Banyuwangi Hijau menjelaskan bahwa data yang akurat adalah kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah. "Tanpa data yang baik, kita tidak bisa menentukan kapasitas angkut maupun kebutuhan sarana di lapangan. Desa Kebaman diharapkan menjadi model bagi desa-desa lain dalam hal tertib administrasi persampahan," ujarnya.
Pemerintah Desa Kebaman menyambut positif inisiatif ini. Pelatihan ini dinilai sangat krusial mengingat volume sampah yang dihasilkan warga terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi desa. Dengan adanya petugas yang terlatih, diharapkan sistem retribusi dan layanan kebersihan dapat berjalan lebih transparan dan akuntabel. Setelah pelatihan ini, para petugas akan langsung diterjunkan untuk melakukan pemutakhiran data (survei) di setiap dusun di Desa Kebaman. Hasil dari pendataan ini akan menjadi acuan bagi Banyuwangi Hijau dan pihak desa untuk menentukan strategi pengelolaan sampah yang lebih efektif di masa mendatang.